Rabu, 21 Agustus 2019

pendekatan dalam manajemen kelas


TUGAS
MANAJEMEN KELAS di SD
Tentang
PENDEKATAN DALAM MANAJEMEN KELAS

Description: Description: wps_clip_image-7506

Oleh:
Sintia Sari      1620237
7.6


Dosen Pembimbing:
Yessi Rifmasari, M. Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA PADANG
2019

A.    Sikap Guru Dalam Manajemen Kelas
1.      Hangat dan antusias
2.      Menggunakan kata yang membangun
3.      Bervariasi dalam menggunakan media
4.      Luwes untuk mengubah
5.      Menekankan pada hal positif

B.     Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas
      Dalam perananya sebagai pengelola kelas (learning manager) guru hendaknya mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar serta merupakan aspek  dari lingkungan sekolah yang perlu di rganisasi. Lingkungan ini di atur dan di awasi agar kegiatan-kegiatan terarah kepada tujuan-tujuan pendidikan. Pengawasan terhadap  belajar lingkungan itu turut menentukan sejauh mana lingkungan tersebut menjadi lingkungan belajar yang baik. Lingkungan yang baik ialah yang bersifat menantang dan merangsang siswa untuk belajar, memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuan.
      Kualitas dan kuantitas belajar siswa di dalam kelas bergantung pada banyaknya faktor,antara lain ialah seorang guru,hubungan pribadi antar siswa di dalam kelas,serta kondisi umum dan suasana di dalam kelas.
      Sebagai manager guru bertanggung jawab memelihara lingkungan fisik kelasnya agar senantiasa menyenangkan untuk belajar dan mengarahkan atau membimbing proses-proses imtelektual dan social di dalam kelasya, dengan demikian guru tidak hanya memungkinkan siswa bekerja dan belajar tetapi juga mengembangkan kebiasaan bekerja dan belajar secara efektif di kalangan siswa
      Tanggung jawab yang lain sebagai manager yang penting bagi guru ialah membimbing pengalaman-pengalaman siswa sehari-hari ke arah self directed behavior. Salah satu menejemen kelas yang baik ialah menyediakan kesempatan bagi siswa untuk sedikit demi sedikit mengurangi kebergantunganya pada guru sehingga mereka mampu membimbing kegiatanya sendiri. Siswa harus belajar self control dan self activity melalui proses bertahap. Sebagai manager guru hendaknya mampu memimpin kegiatan belajar yang efektif serta efisien dengan hasil optimal. Sebagai menejer lingkungan belajar,guru hendaknya mampu mempergunakan pengetahuan tentang teori belajar mengajar dan teori perkembangan sehingga kemungkinan untuk menciptakan situasi belajar mengajar yang menimbulkan kegiatan belajar pada siswa akan mudah di laksanakan dan sekaligus memudahkan pencapaian.
      Jika di sebutkan secara terperinci tugas guru sebagai pengelola kelas adalah  melaksanakan administrasi kelas, melaksanakan presensi kelas, memilih strategi dan metode pembelajaran yang efektif.

C.    Macam-Macam Pendekatan Dalam Manajemen Kelas
1.      Pendekatan Kekuasaan atau Otoriter
            Pendekatan otoriter adalah pendekatan yang menempatkan guru dalam peranan menciptakan dan memelihara ketertiban di kelas dengan menggunakan strategi pengendalian. Guru otoriter bertindak untuk kepentingan siswa dengan menerapkan disiplin yang tegas. Bila timbul masalahmasalah yang merusak ketertiban atau kedisplinan kelas, maka perlu adanya pendekatan.

2.      Penghukuman dan Pengancaman
            Pendekatan penghukuman muncul dalam berbagai bentuk tingkah laku antara lain penghukuman dengan kekerasan, dengan larangan bahkan pengusiran, menghardik atau menghentak dengan katakata yang kasar, mencemooh menertawakan atau menghukum seseorang di depan siswa lain, memaksa siswa untuk meminta maaf, memaksa dengan tuntutan tenentu, atau bahkan dengan ancamanancaman. Pendekatan semacam ini termasuk penanganan yang kurang tepat, karena bersifat otoriter kurang manusiawi.

3.      Pendekatan Ancaman atau Intimidasi
            Pendekatan intimidasi adalah penekanan pendekatan yang memandang manajemen kelas sebagai proses pengendalian perilaku siswa. Bentukbentuk intimidasi itu seperti hukuman yang kasar, ejekan, hinaan, paksaaan, ancaman, serta menyalahkan. Pendekatan intimidasi berguna dalam situasi tertentu dengan menggunakan teguran keras.
            Penggunakan pendekatan ini hanya bersifat pemecahan masalah secara sementara dan hanya menangani gejala masalahnya, bukan masalah itu sendiri. Kelemahan yang timbul dari penerapan pendekatan ini adalah tumbuhnya sikap bermusuhan dan hancurnya hubungan antara guru dan siswa.



4.      Pendekatan Kebebasan atau Permisif
            Pengelolaan permisif di sini diartikan sebagai suatu proses untuk membantu siswa agar merasa bebas untuk mengerjakan sesuatu kapan saja dan dimana saja. Peranan guru adalah untuk meningkatkan kebebasan siswa. Campur tangan guru hendaknya seminimal mungkin dan guru hendaknya juga berperan sebagai pendorong untuk mengembangkan potensi siswa secara penuh.

5.      Pendekatan Resep atau Buku Masak
            Pendekatan resep (cook book) ini dilakukan dengan memberi satu daftar yang dapat menggambarkan apa yang harus dan apa yang tidak boleh dikerjakan oleh guru dalam mereaksi semua masalah atau situasi yang terjadi di kelas. Dalam daftar itu digambarkan tahap demi tahap apa yang harus dikerjakan oleh guru. Peranan guru hanyalah mengikuti petunjuk seperti yang tertulis dalam resep.
Dalam pengelolaan, guru lebih banyak memberi anjuran, wejangan, perintah, sehingga mengabaikan kebutuhan siswa. Di samping itu, guru menjadi tidak kreatif karena terpaku pada penyelesaian materi.

6.      Pendekatan Instruksional
            Manajemen kelas melalui pendekatan ini mengacu pada tujuan pembelajaran yang dirumuskan. Dengan demikian peranan guru adalah merencanakan dengan teliti pelajaran yang baik, kegiatan belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap siswa.
Pendekatan instruksional dalam manajemen kelas memandang perilaku instruksional guru agar mempunyai potensi untuk mencapai tujuan utama manajemen kelas, yaitu mencegah timbulnya masalah manajerial dan memecahkan masalah manajerial kelas.
            Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan strategi manajemen kelas dalam pendekatan ini antara lain:
a.       Menyampaikan kurikulum dan pelajaran dengan cara yang menarik, relevan, dan sesuai secara empiris dianggap sebagai penangkal perilaku menyimpang siswa di dalam kelas
b.      Menerapkan kegiatan yang efektif adalah kemampuan guru mengatur arus dan tempo kegiatan kelas oleh banyak orang sehingga mencegah siswa melalaikan tugasnya.
c.       Menyiapkan kegiatan rutin kelas adalah kegiatan seharihari yang perlu dipahami dan dilakukan siswa.
d.      Memberikan pengarahan yang jelas adalah kegiatan mengomunikasikan harapanharapan yang diinginkan guru.
e.       Memberikan dorongan yang bermakna adalah suatu proses usaha guru dalam menunjukkan minat yang sungguhsungguh terhadap perilaku siswa yang menunjukkan tandatanda kebosanan dan keresahan.
f.       Memberikan bantuan mengatasi rintangan adalah bentuk pertolongan yang diberikan oleh guru untuk membantu siswa menghadapi persoalan yang mematahkan semangat, pada saat mereka benarbenar memerlukannya.
g.      Merencanakan perubahan lingkungan dalah proses mempersiapkan kelas atau lingkungan dalam menghadapi perubahanperubahan situasi.
h.      Mengatur kembali struktur situasi adalah strategi manajerial kelas dalam memulai suatu kegiatan atau mengerjakan tugas dengan cara yang berbeda.











Daftar Pustaka
Rusman, 2013. Model-Model Pembelajaran. Raja Grafindo: Jakarta.
Syahza Almasdi, 2009. Model-Model Pembelajaran, FKIP UNRI, Riau.
Usman, Moh. Uzer. (2002). Menjadi guru profesional. Bandung : Remaja Rosda Karya.




7 komentar:

  1. artikel yang menarik dengan materi yang menarik

    BalasHapus
  2. bagaimana seharusnya cara guru menanamkan hal positif pada siswa?

    BalasHapus
  3. pendekatan seperti apa yang bagus terhadap anak yang nakal?

    BalasHapus
  4. apakah dengan menghukum siswa akan memberikan dampak baik terhadap anak tersebut?

    BalasHapus
  5. bentuk ancaman seperti apa yang bisa seorang guru lakukan dalm mengajar?

    BalasHapus

membina hubungan sekolah dengan masyarakat dalam melaksanakan disiplin kelas

TUGAS MANAJEMEN KELAS di SD Tentang Membina Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat Dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah Oleh: ...