Minggu, 25 Agustus 2019

prinsip prinsip disiplin kelas


TUGAS
MANAJEMEN KELAS di SD
Tentang
PRINSIP-PRINSIP DISIPLIN KELAS ( SUMBER PELANGGARAN DISIPLIN KELAS, PERATURAN DAN TATATERTIB KELAS)

Description: Description: wps_clip_image-7506

Oleh:
Sintia Sari      1620237
7.6


Dosen Pembimbing:
Yessi Rifmasari, M. Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA PADANG
2019


A.    Sumber Pelanggaran Disiplin Kelas
1.      Guru
a.       yang membiarkan peserta didik berbuat salah
b.      Tidak suka kepada peserta didik
c.       Lebih mementingkan pelajaran dari pada peserta didik
d.      Kurang menghargai peserta didik/siswa
e.       Kurang senang
f.       Kurang rasa humor

2.      Siswa
a.       Siswa cepat memaanfaatkan situasi yang tidak menguntungkan untuk tidak disiplin
b.      Banyak dari siswa tidak suka/ benci terhadap sekolah yang tidak memberikan kepuasaan kepada semua harapan siswa dan para lulusan
c.       Anak yang suka membandel, anak dari kurang harmonis, anak yang sakit, anak yang kurang tidur, anak yang malas membaca, anak yang pasif

3.      Lingkungan
a.       Lingkungan rumah (keluarga). Misalnya:kurang perhatian, ketidakteraturan, perlengkapan, ketidakharmonisan, kecemburuan, masa bodoh, tekanan, sibuk urusan masing-masing. 2.Situasi tempat tinggal. Seperti: lingkungan criminal, lingkungan bising, lingkungan minuman keras
b.      Lingkungan Sekolah. Seperti kelemahan: guru, kurikulum, manajemen kelas, ketidaktertiban dan kurang fasilitas
c.       Situasi Sekolah: hari pertama dan hari akhir sekolah. Misalnya: pergantian mata pelajaran, pergantian guru, jadwal yang kaku, jadwal aktivitas sekolah yang kurang cermat, bau makanan, suasana gaduh dari tempat lain.

B.     Peraturan dan Tata Tertib Kelas
      Peraturan menunjuk pada patokan atau standar yang sifatnya umum yang harus dipenuhi oleh siswa. Misal : siswa harus mendengarkan dengan baik apa yang sedang dikatakan atau diperintahkan oleh guru; menulis jawaban pertanyaan guru jika guru telah memerintahkannya; memberi jawaban jika guru telah menunjuknya.
      Tata tertib menunjuk pada patokan atau standar untuk aktivitas khusus. Misal : penggunaan pakaian seragam; mengikuti upacara bendera; peminjaman buku perpustakaan (Suharsimi Arikunto, 1993:122-123).
      Peraturan dan tata tertib kelas untuk sekolah dasar seperti yang tercantum dalam Petunjuk Pengelolaan Kelas di Sekolah Dasar (Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen, 1996:79-81) antara lain harus memuat hal-hal berikut ini.
1.      Masuk sekolah
a.       Siswa harus datang ke sekolah selambat-lambatnya 10 menit sebelum pelajaran dimulai.
b.      Menaruh tas dan alat tulis lainnya di laci meja masing-masing kemudian keluar kelas
c.        Siswa yang mendapat tugas jaga/piket harus hadir lebih awal.
d.      Siswa yang sering terlambat harus diberi teguran.
e.       Siswa yang tidak masuk karena alasan tertentu harus memberi tahu sebelum atau   sesudahnya secara lisan atau tulisan.
f.       Guru tidak boleh terlambat atau absen tanpa ijin.

2.      Masuk kelas
a.       Siswa segera berbaris di depan kelas ketika bel berbunyi.
b.      Ketua kelas menyiapkan barisan
c.       Siswa masuk kelas satu persatu dengan tertib dan duduk di tempatnya masing-masing
d.       Guru memeriksa kerapian, kebersihan, dan kesehatan siswa satu persatu; kebersihan kuku, kerapian rambut, kerapian dan kebersihan baju dan sebagainya.

3.      Di dalam kelas
a.       Berdo’a bersama dipimpin oleh salah seorang siswa.
b.       Memberi salam kepada guru dan pelajaran dimulai.
c.       Guru menuliskan siswa yang tidak masuk di papan absen serta alasan/keterangan mengapa tidak masuk.
d.       Pada saat pelajaran berlangsung siswa harus tetap tertib, tidak boleh ribut, bercanda atau melakukan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
e.       Siswa tidak boleh meninggalkan kelas tanpa ijin atau alasan tertentu.
f.       Guru juga tidak diperkenankan meninggalkan kelas ketika pelajaran berlangsung walaupun ada siswa sedang mengerjakan tugas di luar kelas.

4.      Waktu istirahat
a.       Pada saat bel istirahat berbunyi siswa keluar kelas dengan tertib
b.       Guru keluar kelas setelah semua siswa keluar.
c.       Siswa tidak boleh berada di kelas ketika istirahat.
d.       Selama istirahat siswa tidak diperkenankan meninggalkan sekolah tanpa ijin.
e.       Pada saat bel masuk lagi berbunyi (setelah istirahat) siswa masuk kelas dengan tertib dan duduk dengan tenang di tempat masing-masing.
f.       Sebaiknya guru sudah berada di kelas lebih dahulu menjelang bel masuk berbunyi.

5.      Waktu pulang
a.       Ketika bel pulang berbunyi, pelajaran berakhir, ditutup dengan doa dan salam kepada guru.
b.      Guru memberikan nasehat-nasehat, mengingatkan tentang tugas-tugas, pekerjaan rumah dan sebagainya.
c.        Siswa keluar kelas dengan tertib.
















Daftar Pustaka

Ali Imron. 2011. Menajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Rachman, Maman. 1998. Manajemen Kelas. Jakarta: Departemen Pendidika

Rohani Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran, Jakarta: PT Rineka Cipta.

5 komentar:

membina hubungan sekolah dengan masyarakat dalam melaksanakan disiplin kelas

TUGAS MANAJEMEN KELAS di SD Tentang Membina Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat Dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah Oleh: ...